AADH (Ada Apa Dengan Hongkong?!)

Sampai sekarang saya belum bisa menalarkan frasa ” dari hongkong!!”, sangat sulit untuk dianalisa kaitan dari hongkong dengan nada yang selalu cenderung meninggi pada saat mengucapkan. Apakah produk atau apapun yang berasal dari Hongkong memiliki karakter tertentu?

Saya akan coba membahas dan menelaah melalui contoh berikut….
Contoh 1.
A: eh baju si Asu bagus banget ya..
B: bagus dari manaa….bagus dari hongkongg!!!
A: ?!

Contoh 2.
B: tapi gue suka sih cara dia berpakaian….nge-matching-innya pas bgt
A: matching dari mana…..matching dari hongkong…!!!!
B: #&$@**@

Contoh 3.
C: sayang aku suka banget deh suasana senja kayak gini di pinggir pantai….romatis gimanaaa gituu..
D: beb…romantis dr mana sih….romantisss dari Hongkoongg….!! Orang kita sore-sore gini disuruh ngepel!!! Apa romantisnya? Lagian kita lagi di pelataran Borobudur daahh….PANTAI DARIIII HONGKOONGG…!!!

Contoh 4.
Lu minta contoh terus….CONTOOOHH DARIII HONGKOOONGG….!!!!

Apabila kita analisa (kata analisa harap tidak dipisah antara kata anal dan isa karena akan membuat kerancuan arti dan bisa memancing kegiatan 17+) dari contoh diatas maka dapat disimpulkan bahwa frasa tersebut menunjukan rasa ketidak setujuan terhadap pendapat yang dilontarkan sebelumnya.

Tapi mengapa hongkong…kenapa bukan arab atau suriname. Saya melihat pandangan orang pada jaman frasa ini keluar melihat produk-produk dari hongkong adalah produk dengan kualitas yang bagus, internasional, hal ini dikarenakan hongkong disaat itu menjadi salah satu pusat perbelanjaan internasional di Asia, dan orang Indonesia yang berkesempatan mengunjungi hongkong apalagi berbelanja disana memiliki selera internasional. Ada kesepakatan secara nasional bahwa standar internasional minimal adalah seperti kualitas apapun yang berasal dari Hongkong. Jangan dilupakan juga, masyarakat internasional sangat menyadari bahwa Hongkong memiliki jiwa Inggris…dan ini sangat mencerminkan unsur Eropa yang ada di Asia (masih sangat kuat kecenderungan memandang lebih tinggi ras Eropa dibanding ras Asia)

Dari situlah saya lihat frasa “…dari hongkong” berasal. Yang menyatakan ketidak-setujuan akan berbalik menyetujui apabila pernyataan awal tersebut sebetulnya memiliki standar bagus secara internasional, dan standar internasional itu minimal sesuatu yang dari Hongkong. Inilah yang menjadi kesimpulan saya.

Walaupun hari ini pusat perbelanjaan semakin meluas dimana bagi kaum kelas menengah ngehek Singapur adalah mall terdekat dan bagi kelas atas belanja di Eropa adalah kegiatan mingguan…tetapi frasa “dari hongkong” tidak akan pudar ditelan jaman.

Demikian analisa mendalam saya akan frasa “dari Hongkong…!!”
Anaalllisssaaa mendalaaammm dariii Hongkonggg…!!!!!

-bruts-
Menulis ….dari Hongkong…..!!!!

-adityayoga-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s